Sejak diluncurkan pertama kali pada awal Desember tahun lalu atau tepatnya tanggal 8 Desember 2014, layanan Telkomsel 4G LTE disambut dengan baik oleh masyarakat di Jakarta dan Bali. Cepatnya adopsi layanan Telkomsel 4G LTE antara lain didukung oleh ketersediaan uSIM (simcard 4G LTE), smartphone 4G LTE dan berbagai aplikasi yang menarik bagi pelanggan.
Hingga awal Januari 2015 atau selama kurang lebih satu bulan sejak layanan ini pertama kali diluncurkan ke tengah-tengah masyarakat, Telkomsel sukses menjaring sebanyak 30.000 pelanggan 4G LTE. Adapun pelanggan yang datang ke GraPARI Telkomsel di Jakarta dan Bali mengalami peningkatan rata-rata 30%.
Senior Vice President LTE Project Telkomsel, Hendri Mulya Sjam menegaskan bahwa Telkomsel turut bergembira dengan sambutan pelanggan yang tertarik untuk mengimplementasikan teknologi terdepan, yakni 4G LTE. Hal ini juga terlihat sangat jelas dari antusiasme pelanggan, baik eksisting dan baru untuk mendapatkan layanan 4G LTE.
"Tak sedikit pengguna Telkomsel atau pun pelanggan baru yang datang ke GraPARI untuk mencoba layanan 4G LTE. Melihat antusiasme masyarakat Jakarta dan Bali yang begitu besar, ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan cakupan layanan 4G LTE di masa mendatang,” ujar Hendri.
Lebih lanjut, Hendri menjelaskan bahwa antusiame untuk mengadopsi layanan ini juga menunjukkan keinginan masyarakat yang begitu besar untuk merasakan keandalan layanan 4G LTE dari sisi kecepatan akses data. Selain itu, tak sedikit dari pengguna yang secara khusus ingin juga menikmati rich content melalui smartphone yang dimilikinya.
Untuk mendorong penetrasi 4G LTE agar dapat segera dinikmati oleh lebih banyak masyarakat, Telkomsel juga melakukan berbagai upaya baik dalam hal promosi dan edukasi. Sebagai contoh, gelaran Telkomsel 4G LTE Carnival yang dilakukan belum lama ini di ‘The Space’, Senayan City, Jakarta. Event ini menghadirkan berbagai penawaran menarik seputar layanan Telkomsel 4G LTE kepada pelanggan, khususnya dari sisi device (perangkat) dan application (aplikasi).
Saat ini Telkomsel telah menggelar 200 eNode B atau BTS 4G di Jakarta dan Bali, di mana pelanggan akan dapat menikmati layanan Telkomsel 4G LTE di 200-an lokasi yang telah diidentifikasi sebagai lokasi high data traffic. Di Jakarta, Telkomsel 4G LTE didukung oleh jaringan yang beroperasi secara outdoor, meliputi beberapa area di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur
Tak hanya outdoor, Telkomsel juga memasang perangkat di dalam ruangan (indoor) yang tersebar di 43 titik prominent high data traffic area, seperti mall, perkantoran, gedung pemerintahan dan daerah residensial. Sementara di Bali, sebanyak 90 BTS 4G mampu menjangkau 80 persen wilayah Kabupaten Badung dan 90 persen wilayah Kota Denpasar.
"Dengan memanfaatkan teknologi seluler generasi keempat tersebut, pelanggan Telkomsel di Bali dapat menikmati layanan berkecepatan akses data tinggi di ratusan lokasi yang tingkat penggunaan layanan datanya tinggi, antara lain di kawasan bisnis Teuku Umar, Imam Bonjol, Renon, dan Sanur, serta kawasan wisata Kuta, Legian, Nusa Dua, Jimbaran, Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Uluwatu," ujar Hendri.
source

